Hebohnya "Cover" single ke-8 JKT48


Apa yang terpikir pertama kali setelah melihat gambar di atas?
Simpan jawaban anda. Karena sepertinya jawaban saya dan anda hampir sama.

Mengecewakan, padahal kalau dibandingkan dengan cover single sebelum-sebelumnya jauh lebih baik daripada ini. Penurunan kualitas ini patut dipertanyakan, jika bisa membuat yang bagus kenapa harus buruk seperti ini.

Cover yang pertama kali di perlihatkan di acara musik DahSyat pada tanggal 21 Desember 2014 menuai banyak tanggapan negatif. 


Fans di dunia maya terutama twitter banyak yang berkicau. Ada yang bilang cover ini seperti album religi, ada yang bilang desainernya tidak layak, seperti CD bajakan dan lain-lain. Ada juga yang mengkritik JOT karena sepertinya tidak mau bersusah payah membayar desainer untuk desain yang bagus, atau memang sengaja memesan untuk desain yang biasa saja. Entah karena mepetnya waktu atau karena hal lain. 

Sepertinya JOT berpikir, CD yang paling laku dijual adalah CD versi theater, karena bonus tiket handshakenya. Jadi mau seperti apapun covernya, fans akan tetap membeli CD nya karena mengincar bonusnya. Itu benar, tapi apa artinya JOT tidak mau mengembangkan JKT48 menjadi lebih luas dan dikenal masyarakat. Cover yang bagus setidaknya akan menarik minat seseorang yang tadinya tidak tertarik menjadi tertarik. CD versi reguler mungkin hanya dibeli oleh mereka yang ingin koleksi, tapi kalau covernya seperti ini, dimana letak keindahannya?

Bulu yang "familiar"

Setelah saya melihat gambar diatas yang menurut saya lebih kacau lagi, susunan katanya menyesatkan dan apabila dibaca menjadi "Angin The Wind Sedang Is Blowing Berhembus Kaze Wa Fuiteru".

Ah, mungkin ini hanya pendapat saya saja. Selera setiap orang kan berbeda. Dan pendapat masing-masing orang harus dihargai.

PS: Saya yang termasuk mengoleksi CD dan DVD.

0 komentar:

Copyright © 2014 Sharia on Blog and Blogger Templates - Anime OST.