
Spirited Away.
Salah satu film animasi yang paling terkenal di seluruh dunia, film animasi jepang pertama yang memenangkan Academy Award for Best Animated Feature Film, dan menurut gua adalah salah satu film animasi terbaik sepanjang masa.
Dengan cerita yang full of wonder, kadang membuat hati kita tersentuh, serta animasi yang sangat hidup, menghasilkan sebuah mahakarya film yang sangat organik. Semua cerita, perubahan karakter, hingga pesan - pesan yang ingin disampaikan terasa mengalir begitu saja, tidak terasa seperti hal yang didesain dan dibuat oleh manusia.
Dan memang Miyazaki pun pernah berkata seperti ini:

"Bukan saya yang membuat film ini. Film ini membuat dirinya sendiri dan saya tidak memiliki pilihan lain selain mengikutinya."
Tapi, setelah menonton film ini untuk yang ke seratus kalinya(ngga seratus banget sih), gua mulai bisa melihat ke dalam nyawa dari film ini, menembus perisai - perisai magis yang sebelumnya membutakan gua dengan keindahannya.
Sekarang gua mengerti kenapa film ini terasa sangat hidup.
Ya, alasannya adalah karena memang film ini adalah metafora dari kehidupan kita. Juga karena kemampuan Miyazaki Hayao yang menurut gua memang mengerti tentang film dan 'hidup', film ini akhirnya bisa menciptakan nyawanya sendiri.
Apanya yang metafora dari kehidupan kita?
*Spoiler Alert
Gua akan mulai membedah secara pelan - pelan :
- Cerita
Cerita film ini adalah tentang Chihiro yang terlempar ke dalam dunia roh dan dewa, ia ingin kembali ke dunianya namun ia juga harus menyelamatkan orangtuanya yang diubah menjadi babi oleh Yubaba, dan selagi ia mencari cara untuk menyelamatkan orangtuanya, ia harus bekerja di pemandian air panas milik Yubaba. Sepanjang perjuangannya itu, ia bertemu dengan orang - orang yang memiliki karakter yang berbeda.
Jika kalian perhatikan, cerita itu adalah metafora dari seseorang yang harus keluar dari comfort zone-nya karena terlempar ke dunia yang tidak diketahuinya. Seperti contoh, seseorang yang harus bekerja karena paksaan orang tua, atau keadaan lainnya.

Di scene ini, Chihiro terpaksa masuk ke dalam lorong, karena orangtuanya yang bersikukuh untuk masuk ke dalam.
Scene di atas seakan melambangkan orang - orang yang baru akan masuk ke dunia yang belum diketahuinya secara terpaksa.
Dan setelah ia masuk, ia terjebak di tempat yang asing baginya dan mendapatkan masalah - masalah yang belum pernah ia hadapi sebelumnya.

Satu - satunya cara adalah bekerja kepada seseorang yang punya wewenang, untuk menyelamatkan dirinya dan keluarganya.
Kalau kalian sadar, ceritanya ga jauh beda sama orang yang baru terjun ke masyarakat, di mana dunia kerja sangatlah asing baginya, dan ia harus bekerja kepada seseorang untuk menghidupi dirinya, atau menjaga nama baik orang tua, atau berbagai alasan lainnya.
Dan di perjuangan tersebut, orang itu mulai menyadari karakter - karakter yang beragam. Tokoh - tokoh yang ditemuinya sepanjang perjalanannya. Tidak ada tokoh yang "jahat" karena memang di dunia nyatapun tidak ada orang yang benar - benar jahat. Miyazaki memang selalu menghadirkan konsep moralitas yang kompleks di mana semua tokoh memiliki sisi yang buruk dan baik.
Berbicara tentang tokoh, mari kita bedah metafora yang ada di tokoh - tokoh dalam Spirited Away
- Tokoh
Seperti ceritanya, tokoh - tokoh yang muncul di sini bisa di-relate dengan orang - orang yang bisa kita temui di kehidupan sehari - hari kita.

Sebut saja, Chihiro, seorang anak kecil yang terjebak di dunia roh untuk menyelamatkan dirinya dan orangtuanya. Perjalanan ini membuat Chihiro mengeluarkan potensi yang sudah ia pendam, dan akhirnya bisa keluar dari comfort zone.
Tokoh Chihiro sama saja seperti orang yang baru masuk ke masyarakat, di mana ia masih takut terhadap dunia yang begitu asing dan masih rindu kepada comfort zone-nya. Tetapi setelah lama terbiasa, akhirnya orang ini bisa mengeluarkan potensi yang ia pendam, potensi yang keluar karena keadaan yang memaksa. Dan inilah yang biasa kita sebut dengan proses menuju kedewasaan, di mana seseorang berhasil meninggalkan comfort zone-nya.
Tapi jika kalian ingat, setelah Chihiro berhasil menyelamatkan orangtuanya dan akhirnya keluar dari dunia arwah, ia lupa akan semua petualangan yang ia hadapi, bisa dilihat di shot ini, di mana Chihiro masih berpegangan ke ibunya sama seperti di scene awal, melambangkan keadaan psikis Chihiro yang tidak berubah sama sekali.

Scene Awal dan Akhir memiliki shot yang sama persis.
Shot ini memberikan pesan bahwa cerita ini bukan tentang proses pendewasaan seseorang, namun proses ketika seseorang mengeluarkan seluruh potensinya ketika dihadapkan dengan situasi yang memaksanya untuk melakukan itu. Dan setelah ia mengeluarkan seluruh potensinya, dirinya berevolusi, ia tidak "berubah" menjadi orang yang lebih baik, namun hanya menjadi sedikit lebih kuat tanpa ia sadari.
Menurut gua itulah sebab kenapa Miyazaki membuat(confirmed) Chihiro melupakan semua hal - hal yang ia tempuh di dunia roh. Ia ingin menunjukkan, bahwa ngga peduli kalau Chihiro ingat tentang perjuangannya atau ngga, Chihiro udah bertambah kuat, karena seperti yang dikatakan Zeniba, "All that happened stays inside you", semua hal yang telah terjadi akan terus berada di dalam diri kalian, ga peduli kalo kalian lupa atau apa.
Maka dari itu, bisa dibilang kalau Chihiro adalah representasi dari manusia pada umumnya. Manusia yang memiliki potensi untuk menjadi sukses, namun kadang harus dipaksa oleh keadaan untuk dapat keluar dari comfort zone-nya. Dan manusia yang "tidak pernah berubah", namun terus bertambah kuat atau bertambah lemah.
Banyak tokoh - tokoh lain pun adalah representasi dari tipe orang - orang yang ada di sekitar kita.
Contoh paling jelas adalah :
- Yubaba

Yubaba adalah pemilik pemandian air panas untuk roh dan dewa - dewa. Saat Chihiro pertama kali bertemu dia untuk meminta pekerjaan, ia adalah sosok yang menakutkan, mengancam akan mengubah Chihiro jadi anak babi. Tapi di scene - scene selanjutnya juga ditunjukkan bahwa dia tidak sepenuhnya jahat, hal ini dapat dilihat ketika ia bangga terhadap Chihiro dan memeluknya pada saat Chihiro menyelamatkan roh sungai.
Kalau di dunia asli, sosok Yubaba ini layaknya sosok seorang bos. Menakutkan, tapi ketika kita berbuat sesuatu yang membuat dia senang, akan keluar sosok yang lebih lembut.
- Bo

Bo adalah seorang bayi raksasa yang dirawat oleh Yubaba(lupa gw dia itu anaknya apa cucunya), dia takut akan dunia luar dan bersembunyi di dalam tumpukan - tumpukan bantal.
Menurut gua, ini adalah representasi dari hikikomori, atau orang yang hanya mengurung dirinya di kamar dan tidak suka keluar. Orang - orang yang sudah terlalu nyaman berada di suatu shelter dan tidak ingin keluar. Karakter ini juga memperkuat tema "getting out of your comfort zone" yang ada di film ini.
- Kaonashi (No-Face)

Kaonashi ini adalah karakter yang kesepian, dan ingin menemukan tempat untuk dirinya. Ketika Chihiro menolongnya masuk ke dalam pemandian Yubaba, ia ingin membalas Chihiro dengan menolongnya dalam berbagai hal, dan berniat memberi Chihiro emas yang banyak walaupun ditolak. Dan ketika ditolak ia pun menjadi marah dan mengamuk.
Kaonashi adalah representasi dari orang - orang yang kesepian, ia ingin membuat koneksi dengan orang lain dan ingin mencari teman, kadang sampai mengorbankan sesuatu seperti harta, dan lain - lain. Dan ketika rasa sakit yang didapatnya dari kesepian tersebut ditambah dengan luka lain, maka orang - orang tersebut biasanya akan marah atau setidaknya membenci sesuatu.
Sebenarnya sebagian besar hal - hal diatas adalah spekulasi belaka (terutama bagian tokoh), tetapi jika dilihat dan dianalisis dengan baik, spekulasi di atas sangatlah masuk akal. Terlebih lagi melihat Miyazaki yang memang suka menggunakan cerita alegori.
Dan walaupun ternyata spekulasi di atas tidak benar, film ini telah berhasil menciptakan sebuah revelasi yang terjadi di dalam diri gua. Salah satu keajaiban film adalah itu, menciptakan sebuah revelasi, menciptakan sebuah koneksi antara tokoh dan penonton. Dan akhirnya, menciptakan sebuah arti personal yang sangat dalam.
Cheers.














