Filmography : "Drive", It Rhymes With Alive

Pertama kali gua liat poster film ini di suatu website di internet, gua langsung mikir kalau film ini pasti hanya sebuah film komersil biasa tentang balap – balapan macam “Fast & Furious” gitu. Gua ngga ada masalah sama film - film kayak gitu, cuma gua kurang suka aja genre film kayak gitu.
Lalu suatu hari, gua ngga sengaja nemu sebuah video yang membahas tentang film ini di YouTube. Dan sampai sekarang, gua pengen berterima kasih banget sama yang buat video itu, karena beliau udah mengarahkan gua untuk bisa menonton salah satu film yang paling menakjubkan yang pernah gua tonton.
Gua bisa bilang begitu, bukan hanya karena soundtracknya kece – kece semua, tapi karena film ini bisa dibilang sebagai film yang “hidup”.
Apa yang gua maksud dengan “hidup”?
Pertama kita lihat dari segi skenario, yang ditulis oleh Hossein Amini. Alur cerita dari film ini adalah tipe – tipe yang gua sebut sebagai organik. Cerita di film ini tampak mengalir dengan natural, dengan logis, hal – hal baru yang terkuak dengan smooth, dan progresi romance yang dapat membuat kita peduli. Sehingga saat gua nonton film ini gua kayak ngerasa bener – bener nonton kehidupan si tokoh ini, bukan sekedar dramatik yang dibuat.
Kedua kita lihat dari segi komposisi frame. Gua ngga akan ngebahas tentang warna, tapi lebih ke peletakan subjek dan objek di dalam frame. Seperti yang pernah dibahas oleh Tony Zhou di channel YouTube yang bernama Every Frame A Painting, sang sutradara yakni Nicolas Winding Refn, membelah frame menjadi 4 bagian, atas, bawah, kanan, dan kiri. Dan dengan memanfaatkan 4 daerah frame tersebut, film ini dapat menciptakan komposisi frame yang berbicara. Dan ketika kita ngelihat setiap frame, kita dapat merasakan kalau film ini adalah film yang hidup, sebuah film yang diciptakan untuk bercerita, bukan sebuah film yang digunakan sebagai medium untuk bercerita.
Yang terakhir, gua suka aktingnya tokoh utama di dalam film ini(walaupun katanya banyak yang ga suka), entah kenapa gua paling suka ketika sebuah emosi(terutama rasa suka) itu disampaikan dengan gestur yang sekecil – kecilnya. Untuk melihat itu gua persilahkan kalian untuk tonton sendiri, dan rasakan chemistry yang tercipta di film ini.
Film ini, ngga salah lagi adalah salah satu film terbaik yang pernah gua tonton, dan ini bukan tipe – tipe film yang berat. Ini adalah film yang bisa dinikmati, menghibur, dan artistik.
Kalau kalian belum menonton ini, gua harap kalian bisa coba nonton. Karena menonton film ini adalah pengalaman yang menakjubkan,
Cheers.

Drive Trailer

0 komentar:

Copyright © 2014 Sharia on Blog and Blogger Templates - Anime OST.