Movie-hype : "The Little Prince" , Sebuah Kisah Yang Dicintai Oleh Dunia
Salah satu film yang paling gua tunggu di tahun 2015 ini, “The Little Prince”, sebentar lagi bakalan rilis nih. Gua hyped banget. Di Prancis, film ini bakal rilis tanggal 7 Oktober, kalo jadwal release di Indonesia sendiri belum pasti, tapi gua denger – denger sih 25 Oktober udah rilis. Mudah – mudahan aja bener karena gua ngga sabar banget nonton sebuah adaptasi dari novella kesayangan gua.
Tapi jujur, karena ini sebuah adaptasi novella yang dilampirkan bersama satu skenario original dari pembuatnya, gua agak takut kalau film ini malah merusak nilai – nilai dan emosi yang terdapat pada novella aslinya. Tetapi, menurut para kritik yang sudah menontonnya di festival Cannes, film ini tidak akan merusak novella-nya itu. Walaupun begitu, gua tetep takut. Excited dan takut pada saat yang bersamaan.
Kenapa gua fanatik banget sama cerita ini? Karena gua pernah bilang, salah satu yang paling gua suka dari semuanya itu wonder, sebuah rasa kekaguman yang tercipta karena mengalami sesuatu yang indah, keren, atau karena mengalami sesuatu yang tidak dapat dijelaskan.
Nah, khusus untuk novella ini, amazement gua terletak pada keindahan dari cerita yang sangat imajinatif dan bijak, dan juga kemampuannya untuk menyentuh hati pembaca. Pertama kali gua baca buku ini, pertama kalinya hati gua tersentuh sama sebuah buku.
Anyway, film ini juga sepertinya akan memiliki kualitas – kualitas tersebut. Ucapan – ucapan yang terdengar di trailernya aja udah nyentuh banget.
Nih coba liat trailernya. And i tell you mate, this is probably one of the best movie trailers i’ve ever watched.
Ucapan – ucapan yang terdengar di trailer itu udah nyentuh banget, terutama bagi orang yang udah pernah baca buku “The Little Prince” itu. Dan juga, kata – kata dari The Aviator(karakter original yang bukan berasal dari buku aslinya, disuarai oleh Jeff Bridges, salah satu aktor favorit gua)
“Growing up is not the problem, forgetting is”
Kalimat itu pun seakan menyatu dengan tema dari buku aslinya, yang membuat gua yakin kalo film ini setidaknya bakal ngebuat gua terharu(nonton trailernya aja udah buat gua terharu). Apalagi ada Hans Zimmer yang ikut dalam membuat musik dari film ini.
Nah, pokoknya gua berharap film ini ngga mengecewakan, dan dapat merubah pandangan hidup penonton dengan visi – visi dari buku aslinya yang sangat relatable dan bijak. Kalau kalian penasaran sama ceritanya, kalian juga bisa coba baca novella aslinya, walau di sini bukunya susah untuk ditemuin.
Cheers.
Soundtrack yang ada di trailer tadi:

0 komentar: